Cara Menjadi Agen Properti

Jika tertarik menjadi agen properti yang sukses, kamu bisa ikuti beberapa langkah di bawah ini.

1. Pastikan Dapat Lisensi

Cara menjadi agen properti
Sumber: Gettyimages.com

Agar bisa menjalankan bisnis dengan lebih leluasa, sangat dianjurkan untuk memiliki lisensi atau sertifikat bagi para agen properti melalui Lembaga Sertifikasi Profesi Broker Properti. Jika sudah memiliki lisensi, maka seorang agen properti akan lebih terpercaya. Kamu bisa menjadi agen properti independen atau bergabung dengan perusahaan perantara perdagangan properti.

Mengapa butuh lisensi? Sebab menurut Peraturan Menteri Perdagangan RI No. 33/M-DAG/PER/8/2008 yang disebut agen properti atau perantara perdagangan properti adalah seseorang yang punya keahlian khusus dibidang properti. Ini dibuktikan dengan adanya sertifikat dari lembaga sertifikasi yang sudah terakreditasi.

Ada 3 jenis sertifikat yang bisa didapat. Ketiganya adalah Broker Properti, Manajemen Broker Properti, dan Manajemen Properti dan Investasi. Proses dan syarat untuk mendapatkan ketiga sertifikat ini berbeda-beda. Sertifikat sangat penting untuk dimiliki saat ini, mengingat persaingan yang semakin ketat. Terutama dengan adanya Masyarakat Ekonomi Asean, broker properti asing bisa masuk ke Indonesia dan memperketat persaingan.

2. Miliki Dana yang Cukup

Sumber: Gettyimages.com

Baik menjadi agen properti individual atau bergabung dengan perusahaan, dana pasti dibutuhkan. Memang cara menjadi agen properti tanpa modal bisa dilakukan, tetapi kalau mau profesional pasti tetap butuh modal. Misalnya saja untuk kartu nama, ikut seminar atau kursus tertentu, dan lain sebagainya.

Selain itu, umumnya usaha yang dijalani tanpa modal memiliki perkembangan yang lebih lambat dibanding dengan modal. Namun, dengan modal yang minim, kamu bisa mendapatkan keuntungan yang besar saat menjadi agen properti.

3. Jaringan Sangat Penting

Sumber: Gettyimages.com

Cara menjadi agen properti berikutnya adalah dengan membangun jaringan. Dalam bisnis properti, jaringan sangat penting. Dari jaringan yang luas, peluang kerja pun terbuka. Entah itu penjual atau pembeli, koneksi seorang agen properti harus sangat luas.

Karena itu, penting bagi agen properti untuk tergabung dalam asosiasi atau perkumpulan khusus agen properti.

5. Gunakan Media Sosial

Sumber: Gettyimages.com

Zaman sekarang semua hal dilakukan di internet. Termasuk dalam bisnis properti. Ini bisa sangat menguntungkan bagi pelaku bisnis, karena media sosial tidak membutuhkan banyak modal. Manfaatkan Instagram, Facebook, Twitter, dan WhatsApp untuk menjangkau lebih banyak orang dan pasarkan properti yang sedang ditangani.

6. Gabung dengan Komunitas

Sumber: Gettyimages.com

Berkaitan dengan memperluas jaringan, bergabung di komunitas khusus agen properti sangat penting. Di Indonesia ada Asosiasi Real Estate Broker Indonesia atau AREBI. Asosiasi ini menaungi lebih dari 500 perusahaan broker properti. Selain membangun jaringan, kredibilitas dan wawasan seorang agen properti bisa meningkat di sini.