Memiliki rumah sendiri adalah impian bagi semua orang, terutama bagi mereka yang telah berkeluarga. Apalagi kita semua tahu, rumah adalah tempat untuk berkumpulnya semua anggota keluarga. Namun memiliki rumah sendiri bukanlah hal yang mudah.

Kita semua tahu kalau harga rumah itu tidaklah murah, apalagi di zaman sekarang. Semuanya serba mahal. Untuk makan saja mahal, apalagi untuk membeli rumah. Memiliki rumah menjadi hal yang tidak mungkin bagi sebagian orang mengingat gaji yang diterima setiap bulannya sangatlah terbatas alias pas-pasan. Hal inilah yang terkadang membuat orang tersebut merasa kurang percaya diri untuk mewujudkan impiannya untuk mempunyai rumah.

Keadaan ekonomi yang tidak stabil kerap kali menjadi penghalang bagi orang yang ingin punya rumah sendiri. Hal inilah yang sering membuat banyak orang terpaksa harus mengontrak rumah karena tidak tersedianya dana untuk membeli rumah.

Memiliki rumah pribadi tidak hanya diperuntukkan untuk orang kaya saja, namun orang yang gajinya pas-pasan juga berhak atas hal ini. Bagi yang memiliki gaji pas-pasan, jangan langsung berkecil hati atau bahkan putus asa jika ada orang yang menganggap Anda “tidak mampu” untuk membeli rumah.

Berikut adalah beberapa tips bagi Anda yang ingin punya rumah namun bergaji pas-pasan.

  1. Merencanakan Keuangan

Dalam satu bulan, Anda bisa langsung melakukan penghitungan terhadap apa saja yang nantinya akan dicatat sebagai pengeluaran. Melakukan perencanaan keuangan seperti ini sangatlah penting agar impian untuk memiliki rumah segera terwujud.

Jika telah mengetahui jenis pengeluaran yang akan terjadi setiap bulan, cobalah untuk melakukan pencatatan dan berapa kisaran biaya yang akan dikeluarkan. Untuk jumlah biayanya memang tidak bisa dipastikan secara mutlak, namun Anda bisa menggunakan pengeluaran di bulan sebelumnya sebagai patokan. Karena pengeluaran yang terjadi bulan ini pastilah tidak akan jauh berbeda dengan pengeluaran bulan sebelumnya.

Setelah mengetahui jumlahnya, Anda perlu membagi gaji yang diterima setiap bulannya. Bedakan antara pengeluaran, tabungan, dan juga uang Down Payment (DP) rumah. Sisihkanlah setidaknya 20% dari gaji digunakan untuk tabungan DP rumah. Seperti yang kita ketahui, untuk dapat mengikuti program cicilan, Anda setidaknya harus bisa membayar DP minimal 20% dari harga rumah yang ingin dibeli.

  1. Memilih KPR yang Tepat

Meningkatnya jumlah penduduk di Indonesia tentu saja harus diimbangi dengan meningkatnya pembangunan yang dilakukan. Hal inilah yang banyak dimanfaatkan oleh bank atau investor dan dijadikan sebagai peluang untuk memperoleh keuntungan.

Tercatat saat ini ada banyak bank yang menawarkan program KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Program cicilan yang diberikan jugalah berbeda-beda tergantung dengan bank apa yang Anda pilih. Saat mengikuti KPR, usahakanlah untuk memilih bank yang menawarkan program cicilan hingga 10 atau bahkan 15 tahun. Selain itu, pilihlah bank dengan bunga cicilan yang rendah agar Anda mudah melunasi cicilan dan tidak merasa tercekik ketika membayarnya.

Pilihlah jugalah jangka waktu pelunasan KPR yang tepat. Karena hal ini akan berpengaruh terhadap total yang harus dibayarkan setiap bulannya.

  1. Latihan Mencicil

Jika Anda bukan termasuk orang yang suka menyicil barang, maka perlu berlatih jika berniat untuk membeli sebuah rumah. Anda bisa memulainya dari hal kecil, misalnya membeli TV atau gadget dengan cara mencicilnya. Rasakan apakah cicilan ini menambah beban Anda setiap bulan atau malah justru meringankan.

Jika cicilan menambah beban, maka Anda tidak perlu buru-buru untuk melakukan cicilan rumah. Namun kalau cicilan dianggap menguntungkan dan sama sekali tidak membebankan Anda, ini berarti Anda telah siap untuk membeli rumah dengan cara dicicil.

  1. Cari Penghasilan Tambahan

Gaji yang dianggap pas-pasan memang kerap kali membuat diri sulit menggapai apa yang telah menjadi impian. Agar mimpi memiliki rumah bisa terkabul, cobalah melakukan hal-hal yang bisa mendatangkan uang. Misalnya dengan berjualan online. Untuk jenis usahanya, pilihlah usaha yang sesuai dengan kemampuan ekonomi Anda agar tidak memberatkan diri sendiri saat menjalankannya.